Aceh Utara – Turnamen Bola Voli Piala Ketua KONI Aceh akan mulai bergulir pada 31 Juli 2026,jumat malam sabtu di Desa Tanjong Keude Karing, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara. Kejuaraan bergengsi yang untuk pertama kalinya digelar di Aceh Utara ini dipastikan akan menghadirkan persaingan sengit dengan diikuti 16 tim dari empat kabupaten/kota di Provinsi Aceh.
Berdasarkan data panitia, Kabupaten Aceh Utara menjadi daerah dengan peserta terbanyak dengan mengirimkan 10 tim, disusul Kota Lhokseumawe sebanyak 4 tim, Kabupaten Bireuen melalui perwakilan Kota Juang 1 tim, serta Kabupaten Aceh Tengah 1 tim.
Ketua Panitia Pelaksana, Abdul Hafiz, mengatakan seluruh persiapan penyelenggaraan turnamen hampir rampung. Mulai dari penataan lapangan pertandingan, area parkir kendaraan, hingga jadwal pertandingan telah diselesaikan dan disebarluaskan kepada seluruh peserta.
“Ini merupakan pertama kalinya Turnamen Bola Voli Piala Ketua KONI Aceh diselenggarakan di Kabupaten Aceh Utara. Alhamdulillah, persiapan sudah hampir selesai. Lapangan, fasilitas parkir, hingga jadwal pertandingan telah kami siapkan,” ujar hafiz’
Ia menjelaskan, pada putaran pertama panitia menerapkan sistem semi open, di mana setiap tim wajib menurunkan dua pemain lokal dari wilayah Kecamatan setempat , sementara pemain jemputan dibatasi maksimal empat orang berada dalam Lapangan saat pertandingan, sedangkan posisi libero dibebaskan.
Namun, memasuki babak delapan besar atau putaran kedua, regulasi berubah menjadi open, sehingga seluruh tim diperbolehkan memainkan pemain jemputan tanpa pembatasan.
“Format ini kami terapkan agar turnamen tetap memberikan ruang bagi pemain lokal di awal kompetisi, sekaligus menghadirkan pertandingan yang lebih kompetitif pada fase berikutnya. Kami optimistis turnamen ini akan berlangsung meriah karena menjadi salah satu ajang bola voli paling bergengsi di Aceh,” katanya.
Menurut hafiz.sejumlah klub peserta bahkan telah mengamankan sejumlah pemain terbaik dari berbagai daerah di Aceh. Selain itu, beredar informasi bahwa sejumlah pemain yang dikenal sebagai raja tarkam Sumatera Utara juga akan tampil meramaikan kompetisi tersebut.
Panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp55 juta plus trophy. Rinciannya, juara pertama memperoleh Rp30 juta, juara kedua Rp20 juta, sedangkan Rp5 juta dialokasikan untuk penghargaan individu dan tim, meliputi kategori pemain terbaik, setter terbaik, libero terbaik, quicker terbaik, serta tim terbaik.
Rencananya, pembukaan turnamen akan dilakukan langsung oleh Ketua KONI Aceh, Saiful Bahri (Pon Yahya). Acara pembukaan juga dijadwalkan dihadiri sejumlah pejabat dari berbagai kabupaten/kota di Provinsi Aceh.
Hafiz.berharap turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu melahirkan atlet-atlet bola voli berbakat yang dapat mengharumkan nama Aceh di tingkat nasional.
“Kami berharap turnamen ini berjalan lancar dan sukses sesuai harapan. Lebih dari itu, kami ingin kegiatan ini menjadi wadah pembinaan atlet muda sehingga lahir bibit-bibit pemain bola voli Aceh yang mampu bersaing hingga tingkat nasional,” tutupnya.









