Jakarta (Humas Kemenag Kepulauan Seribu) — Dalam upaya meningkatkan kualitas kinerja dan penguatan peran penting Penyuluh Agama Islam di tengah masyarakat, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu menggelar pertemuan rapat pembahasan Program Kerja Penyuluh Agama Islam yang dilaksanakan secara luring dan daring melalui Zoom Meeting, bertempat di Kantor Perwakilan Kemenag Kepulauan Seribu, pada Senin (22/6/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Nasruddin, dan dihadiri oleh Kasi Bimbingan Masyarakat Islam, Achmad Mastur, serta seluruh Penyuluh Agama Islam di lingkungan Kemenag Kepulauan Seribu.
Dalam arahannya, Nasruddin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh penyuluh atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan dalam melaksanakan tugas kepenyuluhan keagamaan di berbagai wilayah binaan. Menurutnya, peran penyuluh sangat penting dalam membangun pemahaman keagamaan yang moderat, inklusif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh Penyuluh Agama Islam yang selama ini telah aktif memberikan bimbingan dan penyuluhan, baik di sekolah-sekolah, majelis taklim, maupun berbagai kelompok masyarakat lainnya. Kehadiran penyuluh menjadi ujung tombak Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat,” ujar Nasruddin.
Lebih lanjut, Nasruddin menekankan pentingnya melakukan pemetaan wilayah dan kelompok binaan sebagai dasar dalam penyusunan program kerja yang lebih terarah dan tepat sasaran. Dengan adanya pemetaan yang baik, kegiatan kepenyuluhan diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan pembinaan secara lebih optimal.
Selain itu, ia juga mengingatkan agar setiap kegiatan kepenyuluhan didokumentasikan dan dilaporkan secara terstruktur, sistematis, dan tepat waktu kepada pimpinan. Namun ia juga meminta agar pelaporan tersebut tidak hanya disampaikan kepada pimpinan saja, tetapi juga perlu disinergikan dengan Humas Kemenag agar berbagai program dan capaian penyuluh dapat dipublikasikan kepada masyarakat luas.
“Setiap kegiatan yang dilaksanakan harus memiliki laporan yang rapi dan terdokumentasi dengan baik. Publikasi melalui Humas menjadi penting agar masyarakat mengetahui berbagai program dan manfaat yang telah diberikan oleh para penyuluh. Apa yang dikerjakan harus terlihat, terdengar, dan dirasakan manfaatnya oleh publik,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Nasruddin juga mengingatkan seluruh penyuluh untuk memperhatikan kelengkapan data pribadi dan portofolio sebagai bagian dari pengembangan kompetensi serta karier ke depan. Menurutnya, administrasi yang tertata dengan baik akan menjadi salah satu faktor pendukung dalam peningkatan profesionalitas aparatur.
“Data dan portofolio bukan sekadar administrasi, tetapi cerminan profesionalisme kita. Semakin tertata dengan baik, semakin kuat pula dasar kita dalam pengembangan kompetensi dan jenjang karier ke depan,” tambahnya.
Sebagai langkah penguatan koordinasi dan evaluasi kinerja, Kankemenag Kepulauan Seribu juga mendorong agar pertemuan dan evaluasi rutin dilaksanakan setiap bulan. Forum tersebut diharapkan menjadi sarana berbagi pengalaman, menyampaikan kendala di lapangan, sekaligus merumuskan solusi dan inovasi program kepenyuluhan yang lebih efektif.
Melalui pertemuan ini, diharapkan seluruh Penyuluh Agama Islam di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu semakin solid, profesional, dan adaptif dalam menjalankan tugas pembinaan keagamaan, sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya program-program prioritas Kementerian Agama.









