Aceh Tengah | Memasuki bulan suci Ramadhan, Owner Itemdurian, Satria Budi, SKM, MKM, yang akrab disapa Satria Ketol, terus berinovasi dalam menjaga stabilitas harga durian di Desa Kekuyang, Kabupaten Aceh Tengah. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menghadirkan produk durian premium berkualitas sebagai upaya meningkatkan nilai jual durian petani.
Satria Ketol menjelaskan, selama bulan Ramadhan permintaan durian cenderung meningkat. Namun, kondisi tersebut belum sepenuhnya berdampak positif bagi petani karena harga di tingkat produsen masih kerap berfluktuasi, terutama akibat panen serentak dan keterbatasan jalur distribusi.
“Melalui durian premium, kami ingin membantu petani agar hasil panennya memiliki nilai tambah dan harga tetap terjaga. Saat ini, harga daging durian kami tetapkan sebesar Rp30.000 per kilogram agar tetap terjangkau masyarakat. Sementara itu, durian petani di Desa Kekuyang tetap kami beli dengan harga Rp15.000 per buah,” ujar Satria Ketol.
Durian premium Kekuyang dipilih secara selektif dari buah-buah terbaik dengan cita rasa manis legit, tekstur lembut, serta dikemas secara higienis dan menarik. Produk ini menjadi favorit masyarakat, baik sebagai menu berbuka puasa maupun oleh-oleh khas daerah.
Selain dipasarkan di wilayah Aceh Tengah, Itemdurian juga aktif memperluas jangkauan pemasaran ke luar daerah melalui media sosial dan jaringan digital. Strategi ini dinilai efektif dalam memperkenalkan durian Kekuyang ke pasar yang lebih luas.
Menurut Satria Ketol, inovasi tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan petani lokal sekaligus langkah membangun citra durian Kekuyang sebagai produk unggulan daerah.
“Kami berharap durian Kekuyang semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar regional hingga nasional,” tambahnya.
Para petani di Desa Kekuyang menyambut positif kehadiran program durian premium ini. Mereka menilai adanya kepastian pasar mampu meningkatkan pendapatan petani di tengah kondisi ekonomi yang fluktuatif.
Apresiasi juga datang dari tokoh masyarakat setempat yang menilai langkah Itemdurian sebagai bentuk nyata pemberdayaan ekonomi desa. Mereka berharap kolaborasi antara pelaku usaha dan petani terus berlanjut demi memperkuat perekonomian lokal.
Dengan hadirnya durian premium selama bulan Ramadhan, diharapkan kesejahteraan petani meningkat dan harga durian Kekuyang tetap stabil sepanjang musim panen.









