Redelong — Kabar membanggakan datang dari dunia pendidikan kesehatan. Nadia Sari, mahasiswa STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam, berhasil meraih juara pertama pada kategori health education (edukasi kesehatan) dalam ajang nasional Psy-Accretion 3.0. Ia juga menjadi satu-satunya perwakilan dari Aceh yang dinobatkan sebagai peserta terbaik di bidang edukasi kesehatan dalam kompetisi tersebut.
Ajang Psy-Accretion 3.0 merupakan kegiatan lomba konten kreasi yang diselenggarakan oleh Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara. Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, dengan tujuan mendorong kreativitas sekaligus meningkatkan peran generasi muda dalam menyampaikan pesan-pesan edukatif, khususnya di bidang kesehatan dan psikologi.
Dalam kompetisi tersebut, Nadia Sari tampil menonjol melalui karya konten edukasi kesehatan yang dinilai informatif, komunikatif, dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Penyampaian pesan yang sederhana namun tepat sasaran menjadi salah satu kekuatan utama yang mengantarkannya meraih posisi tertinggi. Dewan juri menilai karyanya tidak hanya unggul dari sisi kreativitas visual, tetapi juga memiliki kedalaman pesan serta relevansi terhadap isu kesehatan yang berkembang saat ini.
Capaian ini tidak diraih secara instan. Nadia mengaku telah melalui proses panjang, mulai dari penggalian ide, penyusunan konsep, hingga produksi konten yang matang. Ia berupaya menghadirkan materi edukasi yang tidak sekadar menarik, tetapi juga mudah dipahami oleh berbagai kalangan. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan penghargaan sebagai juara pertama di tingkat nasional.
Keberhasilan Nadia Sari menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam, tetapi juga bagi masyarakat Aceh secara umum. Prestasi ini menunjukkan bahwa mahasiswa dari daerah memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional, bahkan mampu menjadi yang terbaik di bidangnya.
Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan Andi Pratama Putra, S.Psi, M.Psi, Psikolog, mengapresiasi dan menyambut baik capaian tersebut. Ia menyampaikan bahwa prestasi yang diraih Nadia Sari menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa memiliki kemampuan untuk berkembang dan bersaing di level yang lebih luas. Ia juga berharap keberhasilan ini dapat menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan berkontribusi melalui karya-karya inovatif, khususnya di bidang kesehatan.
Sementara itu, penyelenggara Psy-Accretion 3.0 menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka menilai bahwa kontribusi mahasiswa melalui konten kreatif sangat penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap isu-isu kesehatan.
Dengan prestasi yang diraih, Nadia Sari diharapkan dapat terus mengembangkan kemampuannya dan menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya di Aceh, untuk tidak ragu menunjukkan potensi serta berkontribusi nyata melalui karya-karya yang bermanfaat bagi masyarakat luas.








