MEURAH MULIA – Tim bola voli Aneuk Agam VC Dewantara sukses mengukuhkan dominasinya setelah menumbangkan Rimung Kupas VC Nisam pada partai final Turnamen Bola Voli Kapolres Lhokseumawe Cup II. Pertandingan bergengsi ini dihelat di Lapangan Mutiara, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Minggu malam (19/04/2026).
Laga puncak yang menyedot perhatian ribuan pasang mata tersebut berlangsung sangat meriah. Kedua tim menurunkan skuat terbaik yang diperkuat oleh pemain-pemain berpengalaman asal Aceh dan Sumatera Utara. Namun, ketangguhan Aneuk Agam VC tak terbendung hingga berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan telak 3-0.
Pertandingan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah serta tokoh olahraga nasional dan daerah, di antaranya Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., Wakapolres, Kompol Salmidin, Kasat Reskrim, AKP Dr. Bustani, S.H., M.H., M.S.M., M.Si., M.I.K., Kasat Binmas AKP Faisal, S.H.. Ketua KONI Aceh, Saiful Bahri (Pon Yahya), Ketua KONI Aceh Utara, Dahlan Ishak, Ketua PBVSI Aceh Utara, Misbahul Munir.
Dukungan penuh juga diberikan oleh Bupati Aceh Utara, H. Ismail A Jalil, SE., MM, yang diwakili oleh Kepala Dinas Kepemudaan, olahraga, pariwisata dan ekonomi kreatif, Zulkifli, S.Ag., M.Pd. Turut hadir mendampingi, Plt. Kabid Olahraga, Zulfikar, S.Pd., MT, serta Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Aceh Utara, Hamdani, S.Ag., M.Sos.
Dari sisi tim, Rimung Kupas VC didampingi langsung oleh Presiden Klub, Tgk. Munirwan, S.H.I. bersama Camat Nisam, Azhar, S.T., M.M. Sementara itu, tim juara Aneuk Agam VC dipimpin langsung oleh Aris Munandar.
Kapolres Lhokseumawe, AKBP Dr. Ahzan, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah menjaga kondusivitas sehingga turnamen berjalan sukses, aman, dan tertib.
Senada dengan hal tersebut, Ketua KONI Aceh, Saiful Bahri (Pon Yahya), memuji kemeriahan turnamen semi-open ini sebagai langkah positif dalam memotivasi kegiatan kepemudaan di Aceh Utara.
“Kegiatan ini luar biasa. Sebagai bentuk dukungan terhadap antusiasme masyarakat, KONI Aceh berkomitmen untuk menggelar Open Tournament di Aceh Utara guna menjaring bibit-bibit atlet potensial di masa depan,” tegas Pon Yahya.
Mewakili Bupati Aceh Utara, Kadisporapar secara resmi menutup turnamen tahun 2026 ini. Ajang ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan semangat masyarakat Bumi Pase pascabencana banjir yang sempat melanda.
“Turnamen ini bukan sekadar soal menang dan kalah, melainkan tentang harapan. Ini adalah bukti bagaimana masyarakat Aceh Utara mampu bangkit kembali dan saling menguatkan melalui ruang positif seperti ini,” ujar Zulkifli
Acara diakhiri dengan penyerahan piala serta bonus kepada para pemenang, diiringi seruan semangat Aceh Utara Bangkit sebagai simbol komitmen bersama membangun daerah yang lebih tangguh.









