Lhoksukon – Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil (Ayah Wa) mendampingi Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto dan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto untuk meninjau langsung proses revitalisasi sawah akibat dampak bencana banjir dan longsor di Pinto Makmur, Kecamatan Muara Batu. Kamis (15/1/2026).
Mentan Amran setelah mendengarkan penjelasan dari Bupati Aceh Utara dan Direktur Jenderal (Dirjen) Lahan dan Irigasi Pertanian, terkait luas lahan rusak sedang dan ringan yang akan segera direvitalisasi di Gampong Pinto Makmur sebanyak 200 hektar dan luas lahan sawah yang perlu direvitalisasi secara keseluruhan mencapai 11.929 hektar.
Dalam kunjungan tersebut Mentan meminta proses revitalisasi sawah melalui pemberdayaan petani setempat dan dibayar oleh pemerintah melalui mekanisme padat karya. Jika perlu petani juga ikut bekerja sendiri merevitalisasi lahan, kemudian dibayar pemerintah, jadi mekanisme pengerjaan dalam bentuk swakelola,” ujar Amran.
Juru bicara Pemerintah Aceh Utara Muntasir Ramli mengatakan, dalam kunjungan tersebut Bupati (Ayah Wa) telah menyampaikan permohonan warga terdampak bencana banjir kepada Kementerian Pertanian agar Pak.
Amran Sulaiman dan Ketua Komisi IV DPR RI Ibu Titik Soeharto membantu revitalisasi sawah, Alsintan, pertenakan, benih unggul, Pestisida, obat-obatan, Pupuk dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk petani yang terdampak bencana banjir, mengingat sektor pertania, peternakan dan perikanan merupakan mata pencaharian utama warga setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Forbes DPD-DPR RI, Wagub Aceh Fadhlullah, Kapolda Aceh, Kapolres Lhokseumawe, Dandim Aceh Utara, Kabulog Lhokseumawe dan Langsa dan Jajaran PT. Pupuk IskandarMuda (PIM)









