Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
No Result
View All Result
Subscribe
Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
No Result
View All Result
Genta Post
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini
LBH ANKARA Aceh Utara Kecam Keras Tindakan Represif TNI terhadap Konvoi Kemanusiaan Warga Aceh

LBH ANKARA Aceh Utara Kecam Keras Tindakan Represif TNI terhadap Konvoi Kemanusiaan Warga Aceh

Redaksi by Redaksi
27 Desember 2025
in News
0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Aceh Utara, 26 Desember 2025 – Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) ANKARA Aceh Utara Muhammad Azhar, menyampaikan kecaman keras atas tindakan represif dan penggunaan kekuatan berlebih (excessive use of force) yang dilakukan oleh oknum aparat TNI terhadap konvoi warga Aceh yang hendak menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang pada kamis malam (25/12/2025).

Peristiwa tersebut terjadi saat rombongan masyarakat yang membawa bantuan logistik dihadang secara paksa. Ketegangan dipicu oleh adanya pengibaran atribut Bendera Bintang Bulan dalam konvoi kemanusiaan tersebut, yang kemudian direspons aparat dengan tindakan kekerasan fisik.

LBH ANKARA menilai bahwa alasan tersebut tidak dapat dijadikan pembenaran untuk melakukan tindakan represif yang mencederai nilai-nilai kemanusiaan dan Hak Asasi Manusia (HAM)

Konten Terkait

Gempa Magnitudo 5.6 Gayo Lues, Getaran Dirasakan hingga Lhokseumawe dan Aceh Utara

Gempa Magnitudo 5.6 Gayo Lues, Getaran Dirasakan hingga Lhokseumawe dan Aceh Utara

22 Juli 2026
FORSIBA Kota Langsa Isi MPLS di SMA/SMK/MA Se-Kota Langsa, Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Pelajar

FORSIBA Kota Langsa Isi MPLS di SMA/SMK/MA Se-Kota Langsa, Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Pelajar

21 Juli 2026
Sucofindo Hadirkan Sertifikasi HACCP SPPG untuk Dukung Keamanan Pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Sucofindo Hadirkan Sertifikasi HACCP SPPG untuk Dukung Keamanan Pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

20 Juli 2026
Jika AS Tak Bisa Jinakkan Israel, Iran Ragu Lanjutkan Diplomasi

Jika AS Tak Bisa Jinakkan Israel, Iran Ragu Lanjutkan Diplomasi

18 Juli 2026

“Penggunaan kekuatan militer yang berlebihan dalam menangani ekspresi simbolik warga adalah pelanggaran serius terhadap prosedur penanganan massa sipil.

Persoalan bendera seharusnya diselesaikan melalui pendekatan dialogis sesuai koridor hukum dan kekhususan Aceh (UUPA), bukan dengan poporan senjata atau kekerasan fisik” ujarnya.

Kami mengutuk keras segala bentuk kekerasan fisik dan intimidasi yang dilakukan aparat TNI terhadap warga. Sangat ironis ketika warga yang bergerak atas dasar solidaritas kemanusiaan untuk membantu korban bencana justru disambut dengan tindakan kekerasan.

sejumlah video yang beredar sekelompok orang yang diduga aparat keamanan menghajar warga hingga terkapar. bahkan ada pula warga yang kepalanya luka-luka karena dihantam dengan popor senjata, “kami mendesak Panglima TNI dan Pangdam Iskandar Muda untuk segera mengusut tuntas, memeriksa, dan memberikan sanksi tegas kepada oknum aparat yang terlibat dalam tindakan kekerasan tersebut. Hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu agar tidak terjadi impunitas”,

Ketua LBH ANKARA Aceh Utara Muhammad Azhar menegaskan, bahwa fokus utama saat ini seharusnya adalah percepatan penanganan bencana banjir bandang yang telah menelan korban jiwa dan kerugian harta benda, bukan melakukan tindakan yang justru memperkeruh situasi keamanan di Aceh. karena dengan adanya kejadian ini secara tidak langsung telah memperparah penderitaan korban bencana di sejumlah daerah yang ada di Aceh yang sedang menanti bantuan dan pertolongan, “Jangan sampai tindakan yang dilakukan oleh aparat negara ini justru merusak kepercayaan masyarakat aceh terhadap komitmen negara dalam menjalankan butir-butir MoU Helsinki dan UUPA,” tutupnya.

Tags: berita acehBerita News
ShareTweetPin
Previous Post

Aceh Sedang Berduka, Anggota DPRA Imum Jon Minta Aparat Menjaga Perdamaian

Next Post

Bupati Aceh Utara Dampingi Wakapolri Turun ke Lokasi Banjir, 10 Alat Berat Dikerahkan Buka Akses Warga

Konten Terkait

Gempa Magnitudo 5.6 Gayo Lues, Getaran Dirasakan hingga Lhokseumawe dan Aceh Utara
News

Gempa Magnitudo 5.6 Gayo Lues, Getaran Dirasakan hingga Lhokseumawe dan Aceh Utara

22 Juli 2026

Aceh – Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (Mag) 5.6 yang berpusat di Kabupaten Gayo...

FORSIBA Kota Langsa Isi MPLS di SMA/SMK/MA Se-Kota Langsa, Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Pelajar
News

FORSIBA Kota Langsa Isi MPLS di SMA/SMK/MA Se-Kota Langsa, Perkuat Karakter dan Kepemimpinan Pelajar

21 Juli 2026

LANGSA – Forum Silaturahmi OSIS Bersatu (FORSIBA) Kota Langsa dipercaya mengisi materi dalam rangkaian...

Sucofindo Hadirkan Sertifikasi HACCP SPPG untuk Dukung Keamanan Pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
News

Sucofindo Hadirkan Sertifikasi HACCP SPPG untuk Dukung Keamanan Pangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

20 Juli 2026

Lhokseumawe — PT SUCOFINDO (Persero) melalui layanan Sertifikasi HACCP (Hazard Analysis and Critical Control...

Jika AS Tak Bisa Jinakkan Israel, Iran Ragu Lanjutkan Diplomasi
News

Jika AS Tak Bisa Jinakkan Israel, Iran Ragu Lanjutkan Diplomasi

18 Juli 2026

Teheran - Iran menyatakan siap melanjutkan jalur diplomasi dengan Amerika Serikat, namun menegaskan bahwa...

Next Post
Bupati Aceh Utara Dampingi Wakapolri Turun ke Lokasi Banjir, 10 Alat Berat Dikerahkan Buka Akses Warga

Bupati Aceh Utara Dampingi Wakapolri Turun ke Lokasi Banjir, 10 Alat Berat Dikerahkan Buka Akses Warga

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.