PIDIE – Kurukon Katibul Wali (Kepala Sekretariat Lembaga Wali Nanggroe Aceh), Abdullah Hasballah, S.Ag., MSM, menghadiri langsung penutupan peringatan Hari Jadi (Uroe Lahè) Kabupaten Pidie ke-515 di Pidie Convention Center (PCC), Sigli, Sabtu (19/9/2026) malam.
Abdullah hadir di sambut langsung oleh Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah bersama sejumlah unsur pemerintahan Provinsi maupun Kabupaten dan tokoh masyarakat dalam malam puncak peringatan hari jadi Kabupaten Pidie tersebut.
Abdullah Hasballah menyampaikan ucapan selamat kepada Pemerintah Kabupaten Pidie dan seluruh masyarakat atas peringatan Hari Jadi ke-515.
“Atas nama Lembaga Wali Nanggroe Aceh, kami menyampaikan selamat Hari Jadi Kabupaten Pidie ke-515. Semoga Pidie semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan seluruh pembangunan dapat berjalan dengan baik,” kata Abdullah.
Menurut Abdullah, peringatan Uroe Lahè Pidie bukan hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum untuk mengingat kembali perjalanan sejarah dan memperkuat hubungan antarmasyarakat serta antardaerah di Aceh.
“Usia 515 tahun menunjukkan perjalanan sejarah yang panjang. Ini harus menjadi momentum untuk terus menjaga adat, budaya, sejarah dan nilai-nilai yang diwariskan oleh para pendahulu,” ujarnya.
Abdullah mengatakan keberagaman potensi yang dimiliki setiap kabupaten/kota di Aceh perlu menjadi kekuatan untuk membangun kerja sama. Menurutnya, sinergi antardaerah diperlukan agar pembangunan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Setiap daerah memiliki potensi masing-masing. Karena itu, silaturahmi dan kolaborasi antardaerah harus terus diperkuat,” katanya.
Ia juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pidie dan masyarakat yang telah menyelenggarakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-515 dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat.
Abdullah berharap momentum tersebut dapat semakin mempererat persaudaraan masyarakat Aceh sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga adat dan budaya Aceh.
“Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga. Kita ingin pembangunan berjalan, tetapi pada saat yang sama adat, budaya dan sejarah Aceh tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat,” pungkasnya.
Penutupan Hari Jadi Pidie ke-515 berlangsung meriah dan dihadiri unsur Forkopimda, kepala daerah, ulama, tokoh masyarakat, pemuda serta masyarakat Kabupaten Pidie.









