LHOKSEUMAWE | Pesta demokrasi tingkat gampong di Kota Lhokseumawe sedang berlangsung. Sebanyak 47 gampong yang tersebar di empat kecamatan melaksanakan Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) Serentak Tahun 2026, Minggu (20/9/2026).
Sejak pagi, masyarakat mulai mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya dalam menentukan pemimpin gampong untuk enam tahun ke depan. Suasana pemungutan suara di sejumlah gampong berlangsung tertib dengan pengawasan ketat dari panitia pemilihan dan aparat keamanan.
Berdasarkan data Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Kota Lhokseumawe, sebanyak 146 calon keuchik ikut bertarung dalam Pilchiksung Serentak 2026. Proses pemungutan suara dilaksanakan di 91 TPS yang telah disiapkan di 47 gampong penyelenggara.
Jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilchiksung tahun ini mencapai 87.129 pemilih. Dari jumlah tersebut, Gampong Tumpok Teungoh menjadi wilayah dengan DPT terbanyak, yakni 6.075 pemilih, sedangkan DPT paling sedikit tercatat di Gampong Keude Punteut dengan 347 pemilih.
Untuk memastikan seluruh tahapan berjalan aman dan kondusif, Polres Lhokseumawe mengerahkan personel pengamanan ke seluruh TPS sesuai tingkat kerawanan masing-masing wilayah. Sebelumnya, jajaran Polres Lhokseumawe menggelar apel siaga pengamanan Pilchiksung di Lapangan Apel Mapolres Lhokseumawe yang dipimpin Wakapolres Lhokseumawe Kompol Iswahyudi, S.H., CPHR., CBA.
Pengamanan dilakukan berdasarkan pemetaan kerawanan. Pada TPS kategori sangat rawan ditempatkan tiga personel, kategori rawan dua personel, sedangkan TPS kategori kurang rawan dijaga satu personel.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H., melalui Wakapolres Kompol Iswahyudi menegaskan seluruh personel wajib menjaga netralitas dan mengedepankan langkah preventif selama proses pemungutan suara berlangsung.
“Personel harus mengedepankan tindakan preventif, menjaga komunikasi yang baik dengan penyelenggara pemilihan, aparatur gampong, Linmas serta tokoh masyarakat. Netralitas harga mati. Personel tidak boleh memihak calon mana pun dan wajib memberikan pengamanan secara profesional, humanis, serta proporsional,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala DPMG Kota Lhokseumawe Safriadi, STP., M.S.M., terus melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan Pilchiksung di berbagai gampong guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Pemerintah Kota Lhokseumawe berharap pelaksanaan Pilchiksung Serentak 2026 dapat berlangsung aman, damai dan demokratis serta melahirkan keuchik-keuchik terpilih yang mampu membawa kemajuan bagi gampong masing-masing.
Usai proses pemungutan dan penghitungan suara selesai, tahapan selanjutnya adalah penetapan hasil pemilihan dan penyampaian kelengkapan administrasi calon keuchik terpilih kepada Tuha Peut Gampong (TPG). Tahapan pengesahan keuchik terpilih dijadwalkan berlangsung pada 24 hingga 26 September 2026.
Sementara pelantikan keuchik terpilih direncanakan dilaksanakan secara serentak pada 6 Oktober 2026 oleh Wali Kota Lhokseumawe atau pejabat yang ditunjuk, sesuai ketentuan yang berlaku.








