JAKARTA, GENTAPOST.COM – Harga sejumlah bahan pangan di Indonesia mengalami perubahan pada Rabu (28/10/2026). Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) Kementerian Perdagangan (Kemendag), sebagian besar komoditas tercatat mengalami penurunan harga dibandingkan hari sebelumnya.
Data yang diperbarui pada pukul 13.38 WIB menunjukkan harga cabai rawit merah mengalami penurunan paling besar secara nominal, yakni Rp777 per kilogram atau 1,01 persen menjadi Rp76.065 per kilogram.
Penurunan juga terjadi pada sejumlah komoditas lain, termasuk cabai merah keriting, cabai merah besar, daging ayam ras, bawang merah, telur ayam ras, serta minyak goreng.
Di sisi lain, beberapa bahan pangan justru mengalami kenaikan harga. Kedelai impor mencatat kenaikan sebesar Rp8 per kilogram atau 0,06 persen menjadi Rp13.771 per kilogram.
Harga beras premium juga naik 0,02 persen menjadi Rp15.677 per kilogram. Sementara itu, gula pasir curah tercatat Rp18.533 per kilogram dan tepung terigu Rp12.549 per kilogram, masing-masing mengalami kenaikan 0,02 persen.
Untuk komoditas minyak goreng, Minyakita mengalami kenaikan 0,02 persen menjadi Rp15.844 per liter. Sebaliknya, minyak goreng sawit kemasan premium turun 0,03 persen menjadi Rp22.588 per liter, sedangkan minyak goreng sawit curah turun 0,07 persen menjadi Rp19.479 per liter.
Harga beras medium tercatat tidak mengalami perubahan, yakni Rp13.997 per kilogram.
Daftar Harga 16 Bahan Pangan Nasional
Berikut rincian harga bahan pangan berdasarkan data SP2KP Kemendag per Rabu (28/10/2026) pukul 13.38 WIB:
| No. | Komoditas | Harga | Perubahan |
|---|---|---|---|
| 1 | Daging sapi paha belakang | Rp144.387/kg | Naik 0,01% |
| 2 | Cabai rawit merah | Rp76.065/kg | Turun 1,01% |
| 3 | Cabai merah keriting | Rp66.043/kg | Turun 0,55% |
| 4 | Cabai merah besar | Rp58.369/kg | Turun 0,57% |
| 5 | Daging ayam ras | Rp38.553/kg | Turun 0,26% |
| 6 | Bawang putih Honan | Rp34.529/kg | Turun 0,08% |
| 7 | Bawang merah | Rp32.894/kg | Turun 0,27% |
| 8 | Telur ayam ras | Rp26.486/kg | Turun 0,08% |
| 9 | Minyak goreng sawit kemasan premium | Rp22.588/liter | Turun 0,03% |
| 10 | Minyak goreng sawit curah | Rp19.479/liter | Turun 0,07% |
| 11 | Gula pasir curah | Rp18.533/kg | Naik 0,02% |
| 12 | Minyakita | Rp15.844/liter | Naik 0,02% |
| 13 | Beras premium | Rp15.677/kg | Naik 0,02% |
| 14 | Beras medium | Rp13.997/kg | Tetap |
| 15 | Kedelai impor | Rp13.771/kg | Naik 0,06% |
| 16 | Tepung terigu | Rp12.549/kg | Naik 0,02% |
Harga Cabai Turun, Beras Premium Naik
Perubahan harga tersebut menunjukkan bahwa pergerakan harga bahan pangan tidak seragam. Sejumlah komoditas hortikultura, terutama cabai, mengalami penurunan, sedangkan beberapa kebutuhan pokok seperti beras premium, gula pasir curah, dan kedelai impor mengalami kenaikan.
Meski demikian, data harga rata-rata nasional tidak selalu mencerminkan harga di setiap pasar daerah. Harga yang dibayar masyarakat dapat berbeda bergantung pada pasokan, biaya distribusi, dan kondisi pasar setempat.
Masyarakat disarankan memantau perkembangan harga di pasar tradisional maupun melalui kanal informasi resmi pemerintah sebelum berbelanja kebutuhan sehari-hari.
Sumber: Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP), Kementerian Perdagangan RI, berdasarkan data yang diberikan untuk 28 Oktober 2026 pukul 13.38 WIB.









