ACEH UTARA – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Utara untuk membangun pesantren modern di Gampong Beuringen, Kecamatan Samudera, mendapat dukungan penuh dari Muspika kecamatan setempat. Camat Samudera, Ilyas, S.E., menyatakan apresiasi dan menyambut baik langkah strategis tersebut sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan daerah.
Hal itu disampaikan Ilyas usai kunjungan Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara, H. (c) Jamaluddin, S.Sos., M.Pd., pada lokasi rencana pembangunan pada Jumat (17/4/2026).
Kami sangat mengapresiasi dan menyambut baik rencana ini. Kehadiran pesantren modern di wilayah Samudera bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi merupakan investasi besar bagi masa depan generasi muda kami, ujar Ilyas.
Ia menambahkan bahwa berdirinya pesantren modern ini merupakan keinginan masyarakat Samudera. Selain lokasinya yang strategis dan memiliki lahan yang luas, kawasan tersebut merupakan situs bersejarah Islam di Bumi Pasee. Di sana terdapat makam Sultan Malikussaleh serta Monumen Islam Samudera Pasai yang menjadi ikon sejarah dunia.
Peninjauan lokasi ini melibatkan tim ahli untuk memastikan kesiapan lahan. Pemkab Aceh Utara menggandeng Tim Kementerian Agama RI serta Tim Pakar Tata Guna Lahan dari UIN Ar-Raniry Banda Aceh, yang terdiri dari Dr. Mujahid Hamdan, M.Sc., Dr. Muntasyir, M.A., dan H. Juniazi Yahya, M.Pd.
Selain Muspika Samudera, dukungan juga datang Geuchik Gampong Beuringen bersama para tokoh masyarakat setempat yang turut hadir menyambut rombongan pejabat dan tim ahli tersebut.
Turut hadir dalam rombongan antara lain Asisten III Setdakab Aceh Utara, Dayan Albar, S.Sos., M.A.P., Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, serta Kepala Bagian Pemerintahan Aceh Utara.
Saat ini, tim gabungan tengah merampungkan kajian mendalam terhadap site plan dan integrasi lahan. Jika seluruh aspek teknis terpenuhi, proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu pusat pendidikan Islam unggulan yang mampu menjawab tantangan zaman di Kabupaten Aceh Utara.
Di akhir penutup camat Samudera berharap agar seluruh tahapan perencanaan berjalan lancar tanpa kendala. Ia menyampaikan bahwa realisasi program ini akan menjadi tonggak sejarah baru bagi kemajuan pendidikan Islam di Kecamatan Samudera, sekaligus memperkuat marwah Aceh Utara sebagai pusat peradaban Islam di Nusantara








