Meurah Mulia | Harapan ribuan petani di Aceh Utara mulai menemui titik terang. Menyusul komitmen Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil (Ayahwa), uji coba pengaliran air pada Bendung DI Krueng Pase di Gampong Leubok Tuwe resmi dimulai, Jumat (27/2/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Camat Meurah Mulia, Abd Rahman, turun langsung ke lokasi proyek untuk memastikan proses teknis pengaliran air berjalan sesuai rencana. Mengenakan seragam dinas cokelat, Abd Rahman tampak berkoordinasi erat dengan unsur TNI, kontraktor, dan petugas lapangan di atas tanggul bendungan yang sedang dalam tahap penyelesaian akhir.
Apresiasi dan Langkah Cepat Camat Meurah Mulia, Abd Rahman, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas gerak cepat Pemerintah Kabupaten Aceh Utara di bawah kepemimpinannya Bupati Ayahwa dalam merespons keluhan petani yang sudah bertahun-tahun kesulitan air.
“Kami sangat bersyukur atas realisasi janji Bapak Bupati. Hari ini kita saksikan bersama, air mulai memasuki pintu sayap kiri. Ini adalah momentum yang dinantikan masyarakat Meurah Mulia dan kecamatan tetangga lainnya,” ujar Abd Rahman di sela-sela peninjauan lapangan.

Dampak Luas bagi Sektor Pertanian Bendung DI Krueng Pase merupakan urat nadi bagi 8.922 hektare sawah di sembilan kecamatan di Aceh Utara dan satu kecamatan di Lhokseumawe. Kerusakan akibat banjir besar tahun 2020 dan diperparah longsor tahun 2025 sempat melumpuhkan ekonomi petani lokal.
Dengan mengalirnya kembali air pasca rehabilitasi ini, diharapkan produktivitas padi di kawasan Meurah Mulia dan sekitarnya dapat kembali normal, sehingga risiko gagal panen akibat kekeringan dapat diminimalisir.









