ACEH UTARA – Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., yang akrab disapa Ayahwa, menerima audiensi sejumlah investor dan perwakilan tiga perusahaan untuk membahas percepatan pembangunan rumah hunian tetap (Huntap) bagi warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Aceh Utara.
Pertemuan tersebut dirangkai dengan rapat koordinasi yang berlangsung di Ruang Oproom Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Aceh Utara, Kamis (29/10/2026).
Dalam pertemuan itu, Ayahwa didampingi Asisten II Setdakab Aceh Utara M. Nasir, S.Sos., M.Si., serta Plt. Asisten III Setdakab Aceh Utara Fauzi Saputra, S.IP. Turut hadir Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Aceh Utara, para investor, direktur perusahaan, serta aplikator dari masing-masing perusahaan.
Tiga perusahaan yang hadir dalam agenda tersebut yakni PT Guffarindo, PT Guriang Manggung Padjajaran (RISKA), dan PT Mara Pertama Indonesia (RHODAS).
Pembahasan difokuskan pada koordinasi dan upaya percepatan pembangunan Huntap sebagai bagian dari pemulihan pascabencana. Program ini menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat yang rumahnya terdampak bencana hidrometeorologi.
Keterlibatan investor, perusahaan, dan aplikator diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas pihak dalam mendukung pelaksanaan pembangunan hunian tetap bagi warga yang membutuhkan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Utara terus mendorong agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi berjalan terarah, sehingga masyarakat terdampak bencana dapat kembali menempati hunian yang layak dan aman.
Melalui rapat koordinasi tersebut, sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta diharapkan mampu mendukung percepatan realisasi pembangunan Huntap di Aceh Utara.









