ACEH UTARA – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara bersama Komisi IV DPR RI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan bantuan pascabencana guna mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pesisir di Kampung Nelayan Merah Putih, Gampong Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kamis (6/8/2026).
Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., atau yang akrab disapa Ayahwa memimpin langsung pelepasliaran bibit ikan kerapu serta penyerahan pakan secara simbolis kepada kelompok nelayan setempat.
Kegiatan serah terima bantuan Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) sektor kelautan dan perikanan tersebut turut dihadiri Anggota Komisi IV DPR RI asal Aceh, H. T.A. Khalid, M.M., Tim Satgas PRR Aceh, Dr. Drs. Imran, M.Si., M.A., serta perwakilan kepala daerah dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Aceh.
“Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan langkah penting dalam memulihkan sarana-prasarana perikanan serta mebangkitkan ekonomi nelayan pascabencana,” ujar Ismail A. Jalil di sela-sela peninjauan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) dan kolam budidaya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto, KKP, dan DPR RI atas dukungan berkelanjutan bagi produktivitas nelayan Aceh Utara.
Sementara itu, salah satu nelayan penerima manfaat, menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan bibit dan pakan yang disalurkan secara langsung ke lapangan.
“Bantuan ini nyata dan langsung kami rasakan dampaknya untuk keberlanjutan budidaya,” tuturnya.
Acara penyerahan bantuan dan peninjauan fasilitas pendukung perikanan ini juga dihadiri oleh jajaran Kadis Perikanan dan Kelautan, Muspika Syamtalira Bayu, serta tokoh masyarakat setempat.
Sebelum kegiatan tersebut, pihak KKP lebih dulu menyerahkan bantuan alat berat berupa satu unit ekskavator tipe PC 135F kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara di halaman Kantor bupati, Landing, Lhoksukon.[]









