Aceh Tengah | Personel Brigade Infanteri (Brigif) 25/Siwah yang dipimpin oleh Lettu Inf Agam Akmal berhasil menembus wilayah terisolasi di Desa Ayun, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, pada Jumat (2/1/2026).
Tim personel Brigif 25/Siwah menyalurkan bantuan pangan sekaligus memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang terdampak bencana longsor akibat luapan air di kawasan pegunungan tersebut.
Akses menuju Desa Ayun tergolong ekstrem. Tim harus melewati medan perbukitan terjal dengan kondisi jalan yang terputus akibat longsor. Selain itu, personel juga menyeberangi sungai menggunakan seling sepanjang kurang lebih 100 meter yang dibangun secara gotong royong bersama masyarakat setempat. Cuaca yang tidak menentu serta medan berat menjadi tantangan serius dalam misi kemanusiaan tersebut.
Lettu Inf Agam Akmal mengungkapkan bahwa meski dihadapkan pada berbagai hambatan, semangat pengabdian dan kerja sama solid antarpersonel membuat tim tetap melanjutkan misi. Setelah menempuh perjalanan sekitar lima jam, rombongan Brigif 25/Siwah akhirnya tiba di permukiman warga Desa Ayun yang selama ini terisolasi dari akses luar.
“Setibanya di lokasi, personel TNI langsung menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat serta menghadirkan tim kesehatan untuk memberikan pemeriksaan dan pelayanan medis bagi warga. Kehadiran TNI disambut hangat oleh masyarakat yang telah lama mengalami keterbatasan akibat bencana,” ungkapnya.
Dalam dialog bersama warga, terungkap berbagai keluhan, mulai dari keterbatasan bahan pangan hingga kebutuhan akan pelayanan kesehatan. Menyikapi hal tersebut, Brigif 25/Siwah langsung memberikan layanan kesehatan kepada warga yang terdampak bencana banjir dan longsor.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat di wilayah terpencil dan terdampak bencana. Brigif 25/Siwah menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu meringankan beban warga serta memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga pascabencana. [Muhammad Jafar]









