Aceh Utara – Warga di Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, kini tengah dirundung kecemasan. Sudah sekian lama menunggu, bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi korban terdampak banjir yang dijanjikan pemerintah tak kunjung cair.
Salah seorang warga Dewantara, Saiful, mengungkapkan kekecewaannya terkait lambannya proses penyaluran bantuan tersebut. Ia mengaku bantuan itu sangat dinantikan untuk memutar roda ekonomi keluarga pascabencana.
“Kami masih menunggu realisasi pencairan bantuan Jadup ini. Harapannya bisa segera cair untuk meringankan beban ekonomi sehari-hari setelah banjir kemarin,” ujar Saiful kepada wartawan, Kamis (18/6/2026).
Berdasarkan pantauan di lapangan, meski tahapan verifikasi data telah rampung dilakukan, proses penyaluran dana yang rencananya akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia tersebut hingga kini belum menemui titik terang. Jadwal penyaluran yang molor menjadi sorotan warga.
Menanggapi keluhan tersebut, pihak Pemerintah Kabupaten Aceh Utara buka suara. Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa, disebut telah melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Sosial RI untuk mempercepat proses ini.
Pihak Dinas Sosial P3A Aceh Utara memastikan bahwa saat ini seluruh data penerima manfaat sedang dalam tahap finalisasi. Hal ini dilakukan demi memastikan bantuan nantinya tersalurkan dengan tepat sasaran dan transparan.
“Kami memahami kekhawatiran masyarakat. Saat ini kami terus mengejar jadwal pencairan dari pusat agar dana Jadup segera sampai ke rekening atau tangan warga yang berhak,” ungkap salah satu sumber dari Dinas Sosial P3A Aceh Utara.
Pemerintah setempat pun mengimbau kepada masyarakat terdampak untuk tetap tenang dan bersabar. Warga diminta untuk terus memantau informasi resmi terkait jadwal pasti penyaluran bantuan melalui perangkat gampong maupun dinas terkait.









