Aceh Utara | Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, SE, MM meninjau sejumlah lokasi terdampak banjir serta menyalurkan bantuan masa panik kepada warga di beberapa gampong dalam wilayah Kemukiman Madan, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Senin (29/12/2025).
Peninjauan dilakukan menyusul jebolnya beberapa titik tanggul Sungai Krueng Pase yang mengakibatkan banjir lumpur dan merendam permukiman warga.
Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, Tgk. Muntasir Ramli, mengatakan kehadiran Bupati bertujuan memastikan penanganan darurat berjalan serta kebutuhan dasar warga terdampak dapat segera terpenuhi.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi Camat Samudera Ilyas, SE, Panglima Muda Daerah II Tgk. Mahmudsyah, Imum Mukim Madan Tgk. Jafar, Tgk. Abdul Hadi Zainal, serta unsur TNI dan Polri.
Bantuan masa panik disalurkan kepada warga di enam gampong, yakni Gampong Kitou, Paya Terbang, Tanjong Mesjid, Tanjong Awe, Tanjong Reungkam, dan Tanjong Hagu.
Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, ditemukan sejumlah kerusakan infrastruktur yang membutuhkan penanganan segera. Kerusakan tersebut meliputi tanggul jebol di Gampong Kitou, Tanjong Awe, dan Tanjong Hagu, serta abrasi tebing sungai di Gampong Tanjong Reungkam, Madan, dan Tanjong Baroh.
Selain itu, banjir lumpur turut menggenangi komplek Dayah Madinatuddinniah Baitul Huda dan meluas ke beberapa wilayah lain, seperti Gampong Baro, Tanjong Kleng, Keude Geudong, dan Blang Peuria.
“Penanganan darurat perlu segera dilakukan agar luapan air sungai tidak kembali mengancam permukiman warga saat debit meningkat,” ujar Tgk. Muntasir.
Sementara itu, Geuchik Gampong Tanjong Hagu, Tgk. Almaidar, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah yang turun langsung ke lokasi terdampak banjir. Menurut dia, kehadiran Bupati memberikan kepastian kepada warga bahwa pemerintah daerah merespons cepat dampak bencana, terutama di wilayah yang terdampak cukup luas.









