Jakarta | Pemimpin tertinggi baru Iran dilaporkan lolos dari dua serangan Amerika Serikat-Israel yakni di rumah pemimpin pendahulu yang juga ayahnya Ayatollah Ali Khamenei dan di rumah sakit.
Anggota DPR Iran Mohammadreza Rezaei Kouchi mengatakan Mojtaba ada di rumah Khamenei saat serangan berlangsung.
“Namun, dia lolos dari pembunuhan,” kata Rezaei dalam laporan media pemerintah Iran IRNA yang dikutip Iran International, Jumat (13/3).
Serangan AS-Israel lain menargetkan rumah sakit tempat Mojtaba dirawat. Namun, lagi-lagi kedua negara itu gagal mencapai tujuan mereka membunuh Mojtaba.
Mojtaba sempat dikabarkan terluka dalam serangan hari pertama AS dan Israel.
Media pemerintah televisi Iran melaporkan Mojtaba “terluka dalam perang Ramadan,” tetapi mereka tak merinci luka yang dimaksud.
Mojtaba terpilih menjadi pemimpin tertinggi terbaru Iran menggantikan Khamenei dalam pemungutan suara di Majelis Ahli pada awalpekan ini.









