ACEH UTARA – Proses penertiban dan pembongkaran 19 kios yang telah habis masa Hak Guna Bangunan (HGB) berlangsung tertib dan lancar di Pasar Geudong, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, Senin kemarin (04/08/2026).
Direktur Utama PT Bina Usaha Perseroda, Andria Zulfa, didampingi Kepala Bagian (Kabag) Pemasaran, hadir langsung di lokasi untuk memantau aksi penertiban dan pembongkaran. Kegiatan ini dikawal oleh puluhan personel gabungan dari Satpol PP Aceh Utara, Polres Lhokseumawe, serta jajaran Koramil setempat.
Andria Zulfa menyampaikan bahwa tanah Pasar Inpres Geudong merupakan aset PD Bina Usaha yang tercatat pada Kartu Inventaris Barang (KIB) PD Bina Usaha dengan Sertifikat Hak Pengelolaan Nomor 1 Tahun 1980. Sebelumnya, bangunan di atas tanah Pasar Inpres Geudong tersebut dibangun oleh PD Bina Usaha sesuai Surat Perjanjian Kontrak Bangunan/Vagụ Tempat Usaha antara Pemda Aceh Utara dan PD Bina Usaha Nomor: 570/68/1990 sebanyak 75 pintu, jelasnya.
“PD Bina Usaha menjual 75 unit kios tersebut kepada pembeli dengan Perjanjian Jual Beli (PJB) yang ditandatangani oleh Notaris H. Ridwan Usman, S.H., dengan akta tertanggal Juni 1991, mengacu pada Kontrak Induk antara PD Bina Usaha dengan Pemda Aceh Utara Nomor: 570/68/1990,” ujar Andria.
Andria menambahkan, pihak PD Bina Usaha sempat merevitalisasi kios yang terbakar dan kembali menjual 19 unit kios kepada pembeli berdasarkan Surat Perjanjian Pembeli antara PD Bina Usaha dan Pihak Pembeli Nomor: 640/208/PDBU/2003, yang kini masa HGB-nya telah berakhir sejak tahun 2023, ungkapnya.
Sementara itu, Kabag Pemasaran PT Bina Usaha, Eliani, menerangkan di lokasi bahwa area bekas penertiban dan pembongkaran kios ini nantinya akan langsung dibangun kios atau ruko baru yang sesuai dengan tata ruang demi kemajuan perekonomian masyarakat, khususnya warga Kecamatan Samudera.
“Sinergi dan kerja sama lintas sektoral serta dukungan elemen masyarakat sangat diharapkan demi mewujudkan Aceh Utara Bangkit serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam sektor usaha perdagangan,” terangnya.









