Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
No Result
View All Result
Subscribe
Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
No Result
View All Result
Genta Post
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini
Sekolah Boleh Berada di Pelosok Bumi Pasee, tetapi Mimpi Anak-anaknya Harus Mampu Menembus Batas Dunia

Sekolah Boleh Berada di Pelosok Bumi Pasee, tetapi Mimpi Anak-anaknya Harus Mampu Menembus Batas Dunia

Redaksi by Redaksi
2 September 2026
in News
0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

GENTAPOST.COM – Sekolah boleh jauh dari kota. Sekolah boleh berada di tengah perbukitan maupun pergunungan, tepi sawah, melewati jalan yang panjang dan berliku penuh lumur. Sekolah boleh berdiri dengan fasilitas sederhana. Tetapi satu hal yang tidak boleh sederhana: mimpi anak-anaknya.

Anak-anak Bumi Pasee harus berani bermimpi besar. Jangan merasa rendah hanya karena lahir di pelosok negeri. Jangan berpikir bahwa anak desa hanya boleh memiliki cita-cita yang sederhana. Dunia tidak pernah bertanya dari mana kita berasal ketika kita memiliki kemampuan, keberanian, dan kemauan untuk berjuang.

Hari Pendidikan Daerah harus menjadi momentum untuk menanamkan satu keyakinan kepada generasi muda: keterbatasan bukan akhir dari perjalanan. Keterbatasan hanyalah titik awal untuk membuktikan bahwa kita mampu tumbuh lebih kuat.

Konten Terkait

Ketua DPRK Aceh Utara Arafat Ali Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah ke 20 SD di Kuta Makmur, Bantu Pemulihan Pasca Banjir

Ketua DPRK Aceh Utara Arafat Ali Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah ke 20 SD di Kuta Makmur, Bantu Pemulihan Pasca Banjir

14 September 2026
Wagub Aceh Tutup Milad Samudera Pasai ke-800, Ayah Wa Gaungkan “Aceh Utara Bangkit”

Wagub Aceh Tutup Milad Samudera Pasai ke-800, Ayah Wa Gaungkan “Aceh Utara Bangkit”

14 September 2026
Ilmu Vs Ideologi: Ketika Kebenaran Dipaksa Mengikuti Kepentingan

Ilmu Vs Ideologi: Ketika Kebenaran Dipaksa Mengikuti Kepentingan

13 September 2026
Tarmizi Panyang Keliling Arena Milad Samudera Pasai ke-800, Apresiasi Stand OPD yang Dekatkan Layanan kepada Masyarakat

Tarmizi Panyang Keliling Arena Milad Samudera Pasai ke-800, Apresiasi Stand OPD yang Dekatkan Layanan kepada Masyarakat

13 September 2026

Mungkin hari ini seorang anak berjalan kaki menuju sekolah. Mungkin ia belajar di ruang kelas yang sangat sederhana. Mungkin tidak memiliki komputer atau akses internet. Namun, jangan biarkan kondisi hari ini menentukan masa depannya. Sebab, masa depan bukan ditentukan oleh tempat kita dilahirkan, tetapi oleh seberapa kuat kita berusaha.

Guru memiliki peran penting untuk menyalakan api mimpi tersebut. Seorang guru bukan hanya mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung. Guru juga harus mengatakan kepada muridnya, “Kamu bisa menjadi apa pun yang kamu cita-citakan.” Kalimat sederhana itu mungkin menjadi energi besar bagi seorang anak untuk terus berjuang.

Begitu pula orang tua. Jangan hanya bertanya kepada anak, “Sudah belajar?” Tetapi tanyakan pula, “Apa cita-citamu?” Dengarkan mimpi mereka. Berikan dukungan. Sebab, terkadang seorang anak tidak membutuhkan banyak hal untuk terus melangkah; ia hanya membutuhkan seseorang yang percaya bahwa dirinya mampu.

Anak-anak Bumi Pasee harus belajar bahwa dunia begitu luas. Mereka boleh menjadi dokter, guru, dosen, pengusaha, ilmuwan, teknolog, ulama, seniman, atau pemimpin. Tidak ada cita-cita yang terlalu tinggi selama mau belajar, berdoa, bekerja keras, dan tidak mudah menyerah.

Jangan malu menjadi anak pelosok. Jadikan tempat lahir sebagai sumber kekuatan, bukan alasan untuk minder. Bawalah nilai-nilai Aceh, agama, budaya, dan kearifan Bumi Pasee ketika melangkah menuju dunia yang lebih luas.

Suatu hari nanti, mungkin ada anak yang belajar di sekolah sangat sederhana di pelosok Pasee, kemudian berdiri di kampus terbaik, bekerja di perusahaan besar, melakukan penelitian dunia, atau menjadi pemimpin yang menginspirasi banyak orang.

Maka, sekolah boleh berada di pelosok Bumi Pasee, tetapi mimpi anak-anaknya harus mampu menembus batas dunia. Karena tempat kita memulai perjalanan bukanlah ukuran sejauh mana kita dapat melangkah.

Bermimpilah setinggi langit. Belajarlah tanpa mengenal lelah. Berjalanlah meski perlahan. Sebab dunia menunggu generasi Bumi Pasee untuk menunjukkan bahwa anak pelosok juga mampu menorehkan prestasi di panggung dunia.

Penulis: Muhammad Munir An-Nabawi, M.Psi Dosen Prodi BKI UIN Sultanah Nahrasiyah
ShareTweetPin
Previous Post

Wali Kota Lhokseumawe Cek Waduk Pusong hingga Huntap, Pastikan Pemulihan Berjalan

Next Post

Nasir Djamil: Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan Harus Diusut, Hukum Tak Boleh Tebang Pilih

Konten Terkait

Ketua DPRK Aceh Utara Arafat Ali Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah ke 20 SD di Kuta Makmur, Bantu Pemulihan Pasca Banjir
News

Ketua DPRK Aceh Utara Arafat Ali Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah ke 20 SD di Kuta Makmur, Bantu Pemulihan Pasca Banjir

14 September 2026

ACEH UTARA, – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara, Arafat Ali, S.E.,...

Wagub Aceh Tutup Milad Samudera Pasai ke-800, Ayah Wa Gaungkan “Aceh Utara Bangkit”
News

Wagub Aceh Tutup Milad Samudera Pasai ke-800, Ayah Wa Gaungkan “Aceh Utara Bangkit”

14 September 2026

Lhoksukon – Rangkaian peringatan Hari Milad Samudera Pasai ke-800 resmi berakhir. Penutupan perhelatan bersejarah...

Ilmu Vs Ideologi: Ketika Kebenaran Dipaksa Mengikuti Kepentingan
Artikel

Ilmu Vs Ideologi: Ketika Kebenaran Dipaksa Mengikuti Kepentingan

13 September 2026

GENTAPOST.COM - Ilmu dan ideologi sama-sama memiliki kekuatan dalam membentuk cara manusia melihat dunia....

Tarmizi Panyang Keliling Arena Milad Samudera Pasai ke-800, Apresiasi Stand OPD yang Dekatkan Layanan kepada Masyarakat
News

Tarmizi Panyang Keliling Arena Milad Samudera Pasai ke-800, Apresiasi Stand OPD yang Dekatkan Layanan kepada Masyarakat

13 September 2026

ACEH UTARA – Wakil Bupati Aceh Utara, Tarmizi, S.I.Kom atau yang akrab disapa Tarmizi...

Next Post
Nasir Djamil: Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan Harus Diusut, Hukum Tak Boleh Tebang Pilih

Nasir Djamil: Dugaan Kekerasan terhadap Wartawan Harus Diusut, Hukum Tak Boleh Tebang Pilih

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.