ACEH UTARA | Bupati Aceh Utara H. Ismail A Jalil, SE., MM Akrap sapaan Ayahwa melalui Dinas Sosial bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah warga di Desa Beunot, Kecamatan Syamtalira Bayu. Bantuan masa panik atau trauma diserahkan langsung kepada pihak keluarga tak lama setelah api berhasil dipadamkan pada Minggu sore, 26 April 2026.
Kepala Dinas Sosial Aceh Utara Fakhruradhi beserta jajaran dan tim Taruna Siaga Bencana atau Tagana tiba di lokasi sekitar pukul 17.10 WIB. Kedatangan rombongan disambut oleh keluarga korban, Geuchik atau Kepala Desa Beunot, aparat gampong, serta personel kepolisian dari Polsek setempat yang berjaga di lokasi kejadian.
Dalam kunjungan tersebut, Dinas Sosial menyerahkan beragam bantuan darurat untuk meringankan beban ekonomi dan psikologis korban. Bantuan yang disalurkan meliputi: Hunian Darurat: 3 unit tenda darurat, Kebutuhan Pokok: Sembako, makanan ringan, dan perlengkapan dapur, Sandang dan Ibadah: Pakaian layak pakai serta perlengkapan Ibadah
Bantuan ini merupakan wujud kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kami berharap bantuan masa panik ini dapat sedikit meringankan beban keluarga dalam melewati masa sulit ini, ujar Kepala Dinas Sosial di sela-sela penyerahan bantuan.
Kehadiran tim Dinas Sosial di Syamtalira Bayu juga didampingi oleh tim relawan dari H. Rifarhan akrap sapaan Geuchik Paang, yang juga merupakan anggota DPRK setempat. Sinergi antara pemerintah eksekutif, legislatif, dan aparat keamanan di lapangan bertujuan untuk memastikan proses evakuasi dan distribusi bantuan berjalan kondusif.
Pihak keluarga dan masyarakat Desa Beunot menyampaikan apresiasi atas respons cepat tersebut. Ini adalah kehormatan bagi kami. Kehadiran Bapak Kadis dan bantuan yang diberikan sangat berarti bagi korban yang saat ini sangat membutuhkan tempat berteduh dan kebutuhan dasar, ungkap salah satu perwakilan tokoh masyarakat setempat.
Kondisi rumah korban tampak mengalami kerusakan berat akibat amukan si jago merah. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, sementara pihak keluarga korban kini mulai menempati tenda darurat yang disediakan.








