LANGSA — Pembina Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Al-Furqan IAIN Langsa, Afrizal Refo, MA, melepas kontingen LDK Al-Furqan IAIN Langsa yang akan mengikuti Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) se-Aceh, Jumat, 2 Oktober 2026.
Pelepasan kontingen berlangsung di Masjid Zawiyah Kampus IAIN Langsa. Sebanyak 10 mahasiswa tergabung dalam kontingen LDK Al-Furqan IAIN Langsa untuk mengikuti seluruh rangkaian FSLDK se-Aceh yang berlangsung pada 2–4 Oktober 2026 di Kampus Politeknik Lhokseumawe.
Kegiatan tersebut menjadikan LDK FORDIMA Politeknik Lhokseumawe sebagai tuan rumah. FSLDK se-Aceh menjadi momentum silaturahmi dan konsolidasi antarlembaga dakwah kampus, sekaligus ruang pertukaran gagasan, pengalaman organisasi, kaderisasi, dan pengembangan program dakwah mahasiswa.
Dalam kesempatan pelepasan tersebut, Pembina LDK Al-Furqan IAIN Langsa, Afrizal Refo, MA, berpesan kepada seluruh kontingen agar mengikuti kegiatan dengan penuh tanggung jawab serta menjaga nama baik pribadi, organisasi, dan institusi.
“Jadikan FSLDK sebagai ruang belajar, bersilaturahmi, bertukar gagasan, dan membangun jejaring. Jaga nama baik LDK Al-Furqan dan IAIN Langsa dengan menunjukkan sikap yang santun, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki wawasan keislaman dan akademik,” pesan Afrizal.
Ia menambahkan, mahasiswa yang aktif dalam lembaga dakwah kampus perlu memiliki kemampuan yang komprehensif. Penguatan keislaman harus berjalan seiring dengan pengembangan intelektualitas, kepemimpinan, kemampuan berorganisasi, dan kepedulian terhadap persoalan sosial.
Menurutnya, kegiatan FSLDK se- Aceh ini dapat memberikan kesempatan kepada kader untuk mengenal praktik pengelolaan lembaga dakwah dari berbagai perguruan tinggi. Pengalaman tersebut diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dan pengembangan bagi LDK Al-Furqan IAIN Langsa, ujar Afrizal.
Sementara itu, Ketua LDK Al-Furqan IAIN Langsa sekaligus Ketua Kontingen, Muhammad Hafidhul Ihsan, menyampaikan bahwa keikutsertaan 10 mahasiswa dalam FSLDK se-Aceh merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kader sekaligus memperluas jejaring antarlembaga dakwah kampus.
“Keikutsertaan kami dalam FSLDK se-Aceh merupakan kesempatan bagi kader LDK Al-Furqan untuk belajar dan bertukar pengalaman dengan mahasiswa dari berbagai kampus di Aceh. Kami berharap seluruh anggota kontingen dapat mengikuti kegiatan dengan baik dan mengambil berbagai pengalaman positif yang melahirkan gagasan yang kemudian dikembangkan di LDK Al-Furqan IAIN Langsa,” ujar Hafidhul Ihsan.
FSLDK se-Aceh yang berlangsung selama tiga hari di Kampus Politeknik Lhokseumawe diharapkan menjadi ruang strategis bagi mahasiswa untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, kaderisasi, komunikasi, serta pengembangan dakwah yang kontekstual di lingkungan perguruan tinggi.
Keikutsertaan kontingen LDK Al-Furqan IAIN Langsa dalam forum tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam membina mahasiswa agar memiliki integritas, wawasan keislaman, kemampuan akademik, kepemimpinan, dan kepedulian sosial yang dapat dikembangkan dalam kehidupan kampus maupun masyarakat.









