Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
  • Advertorial
No Result
View All Result
Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
  • Advertorial
No Result
View All Result
Genta Post
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini
Menguji Komitmen Damai Aceh: Mengapa Represifitas TNI di Tiro Pidie Adalah Kesalahan Strategis yang Membahayakan Negara?

Menguji Komitmen Damai Aceh: Mengapa Represifitas TNI di Tiro Pidie Adalah Kesalahan Strategis yang Membahayakan Negara?

Redaksi by Redaksi
7 November 2026
in News, Opini
0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

ACEH — Perkembangan situasi di Aceh yang terekam dalam berbagai kanal media digital, termasuk sorotan Media Literasi serta sejumlah video viral di platform TikTok mengenai tindakan koersif dan represif aparat TNI terhadap warga sipil di Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, memicu keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan.

Penanganan dinamika sosial-politik dan aspirasi warga di Aceh yang masih dibayangi oleh sekuritisasi serta militerisme merupakan langkah mundur yang sangat berbahaya bagi demokrasi, nilai-nilai kemanusiaan, dan stabilitas nasional. Peristiwa di Tiro menjadi sinyal bahaya bahwa pemerintah pusat belum sepenuhnya belajar dari sejarah panjang hubungan Aceh dan Jakarta.

Kebijakan represif di lapangan tidak akan pernah mampu menyelesaikan akar masalah. Sebaliknya, pendekatan koersif semacam itu justru menyiram bensin ke dalam bara kekecewaan rakyat yang berpotensi memicu gelombang perlawanan baru. Pemerintah pusat dan instansi keamanan diingatkan agar tidak meremehkan ketahanan mental serta kesadaran sejarah masyarakat Tanah Rencong.

Konten Terkait

AS Buka Sayembara, Tawarkan Hadiah Rp362 M untuk Informasi Nuklir Iran

AS Buka Sayembara, Tawarkan Hadiah Rp362 M untuk Informasi Nuklir Iran

7 November 2026
Bupati Pimpin Rakor, Pemkab Aceh Utara Siapkan Maulid Raya dan MTQ

Bupati Pimpin Rakor, Pemkab Aceh Utara Siapkan Maulid Raya dan MTQ

7 November 2026
MAHASISWI ADMINISTRASI PUBLIK FISIP UNIMAL ASAL ACEH TIMUR DINOBATKAN SEBAGAI DUTA BACA UTAMA 2026

MAHASISWI ADMINISTRASI PUBLIK FISIP UNIMAL ASAL ACEH TIMUR DINOBATKAN SEBAGAI DUTA BACA UTAMA 2026

6 November 2026
Tgk. Meulaboh: Jika Pusat Tak Sanggup Lagi Mengurus Aceh dan Tak Serius dengan Perdamaian, Tinggal Lepaskan Saja

Tgk. Meulaboh: Jika Pusat Tak Sanggup Lagi Mengurus Aceh dan Tak Serius dengan Perdamaian, Tinggal Lepaskan Saja

6 November 2026

Peristiwa Tiro Pidie dan Bayang-Bayang Masa Lalu :

Tiro secara historis bukanlah sekadar kawasan geografis, melainkan simbol perlawanan dan harga diri dalam memori kolektif masyarakat Aceh. Tindakan berlebihan dan represif yang diperlihatkan oknum aparat TNI di Tiro menunjukkan masih kuatnya cara pandang lama yang menganggap pergerakan aspirasi sipil sebagai ancaman keamanan yang harus ditundukkan dengan kekuatan senjata.

Sejarah mencatat bahwa upaya penundukan wilayah Aceh melalui pendekatan militeristik sejak era Darul Islam/Tentara Islam Indonesia (DI/TII) hingga konflik panjang Gerakan Aceh Merdeka (GAM) selalu berujung pada perlawanan yang semakin mengakar. Kekerasan negara secara hakiki bertentangan dengan prinsip keadilan dan martabat (muria bat) yang dipegang teguh oleh masyarakat Aceh. Ketika dialog diabaikan dan bayonet dikedepankan, yang terjadi bukanlah kepatuhan, melainkan pelipatgandaan trauma kolektif yang merusak sendi-sendi perdamaian.

Pemerintah Indonesia seharusnya menarik pelajaran berharga dari sejarah tersebut: stabilitas yang dibangun di atas ketakutan dan moncong senjata hanyalah stabilitas semu (pseudo-stability) yang rapuh dan sewaktu-waktu dapat runtuh dari dalam.

Komitmen MoU Helsinki dan Residu Konflik Simbolik:

Stabilitas Aceh saat ini adalah buah manis dari konsensus historis MoU Helsinki 2005, yang menegaskan komitmen dasar bahwa seluruh perbedaan pendapat dan residu konflik hanya boleh diselesaikan melalui perundingan damai, bukan pertumpahan darah atau kekerasan fisik.

Terkatung-katungnya penyelesaian aturan turunan terkait simbol-simbol daerah termasuk bendera Aceh sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) seharusnya diselesaikan lewat jalur politik nasional secara arsitektural.

Secara sosiologis, bendera dan simbol lokal merupakan bentuk ekspresi identitas kultural serta mekanisme penyaluran kebanggaan masyarakat pasca-konflik. Memaksakan penertiban atau pembatasan melalui intimidasi fisik di lapangan justru mencederai rasa keadilan dan mengikis kepercayaan rakyat Aceh terhadap komitmen damai pemerintah pusat.

Penulis: Riski Hayatillah, S.S.T
Tags: berita acehHari Damai AcehPeristiwa Pidie
ShareTweetPin
Previous Post

MAHASISWI ADMINISTRASI PUBLIK FISIP UNIMAL ASAL ACEH TIMUR DINOBATKAN SEBAGAI DUTA BACA UTAMA 2026

Next Post

Bupati Pimpin Rakor, Pemkab Aceh Utara Siapkan Maulid Raya dan MTQ

Konten Terkait

AS Buka Sayembara, Tawarkan Hadiah Rp362 M untuk Informasi Nuklir Iran
News

AS Buka Sayembara, Tawarkan Hadiah Rp362 M untuk Informasi Nuklir Iran

7 November 2026

JAKARTA, GENTAPOST.COM - Amerika Serikat membuka sayembara menawarkan uang senilai US$20 juta atau sekitar...

Bupati Pimpin Rakor, Pemkab Aceh Utara Siapkan Maulid Raya dan MTQ
Advertorial

Bupati Pimpin Rakor, Pemkab Aceh Utara Siapkan Maulid Raya dan MTQ

7 November 2026

ACEH UTARA, GENTAPOST.COM | Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Maulid Raya...

MAHASISWI ADMINISTRASI PUBLIK FISIP UNIMAL ASAL ACEH TIMUR DINOBATKAN SEBAGAI DUTA BACA UTAMA 2026
News

MAHASISWI ADMINISTRASI PUBLIK FISIP UNIMAL ASAL ACEH TIMUR DINOBATKAN SEBAGAI DUTA BACA UTAMA 2026

6 November 2026

LHOKSEUMAWE – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putri daerah Aceh Timur Cut Mutia, mahasiswi Program...

Tgk. Meulaboh: Jika Pusat Tak Sanggup Lagi Mengurus Aceh dan Tak Serius dengan Perdamaian, Tinggal Lepaskan Saja
News

Tgk. Meulaboh: Jika Pusat Tak Sanggup Lagi Mengurus Aceh dan Tak Serius dengan Perdamaian, Tinggal Lepaskan Saja

6 November 2026

ACEH UTARA, GENTAPOST.COM | Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara, Abdullah M....

Next Post
Bupati Pimpin Rakor, Pemkab Aceh Utara Siapkan Maulid Raya dan MTQ

Bupati Pimpin Rakor, Pemkab Aceh Utara Siapkan Maulid Raya dan MTQ

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.