Lhokseumawe | Kabar duka datang dari kalangan ulama dan masyarakat Aceh. Tgk H. Amirullah, Lc., mantan Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Utara, meninggal dunia pada Minggu (6/9/2026) malam.
Tgk Amirullah mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Arun Lhokseumawe sekitar pukul 21.00 WIB.
Kabar wafatnya Tgk Amirullah dibenarkan Kepala Sekretariat MPU Aceh Utara, Wahyuddin, S.H.
“Benar, Tgk Amirullah telah meninggal dunia malam ini,” kata Wahyuddin.
Menurut Wahyuddin, sebelum meninggal dunia, Tgk Amirullah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Arun Lhokseumawe. Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Jalan Kapten Nurdin, Gampong Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.
Tgk Amirullah lahir di Sumbok Rayeuk pada 24 Juli 1953. Semasa hidup, ia dikenal aktif dalam kegiatan keagamaan, organisasi kemasyarakatan, serta kelembagaan ulama di Aceh.
Ia menempuh pendidikan tinggi di Universitas Al-Azhar, Mesir, dan memperoleh gelar Strata Satu (S1). Pendidikan kemudian dilanjutkan hingga jenjang Strata Dua (S2) di IAIN Ar-Raniry Banda Aceh.
Dalam perjalanan pengabdiannya, Tgk Amirullah pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Adat Aceh (MAA). Ia juga tercatat aktif sebagai pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) serta pernah mengabdi di Baitul Mal.
Tgk Amirullah juga pernah berkecimpung dalam dunia politik. Pada 1999, ia dipercaya menjabat Ketua DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Lhoksukon, Aceh Utara.
Ia kemudian pernah mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Aceh Utara berpasangan dengan Tarmizi Karim melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Pada 2003, ia dipercaya memimpin MPU Aceh Utara untuk periode 2003-2007.
Setelah menyelesaikan masa kepemimpinannya di MPU Aceh Utara, pengabdiannya berlanjut di Kota Lhokseumawe. Sejak 2008, Tgk Amirullah tercatat sebagai anggota MPU hingga akhir hayatnya.
Di tengah aktivitasnya dalam kelembagaan ulama, almarhum juga aktif menjalankan peran sebagai Imumsyik Masjid Darussalam, Gampong Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.
Peran tersebut membuat Tgk Amirullah dekat dengan jamaah dan masyarakat di lingkungan masjid.
Kepergian Tgk Amirullah meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, jamaah, rekan sesama ulama, serta masyarakat Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe yang selama ini mengenal kiprah dan pengabdiannya.
Rumah duka almarhum berada di Jalan Kapten Nurdin, Gampong Hagu Selatan, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.
Tgk Amirullah merupakan salah satu tokoh ulama yang pernah memimpin MPU Aceh Utara. Selain pernah menjabat Ketua MPU Aceh Utara periode 2003-2007, ia juga dikenal luas sebagai Imumsyik Masjid Darussalam, Gampong Hagu Selatan, Kota Lhokseumawe.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya. Aamiin, Ujar Wahyuddin









