BANDA ACEH | Bupati Aceh Utara, H. Ismail A. Jalil, S.E., M.M., menerima penghargaan Serambi Award 2026 dengan kategori Pelopor Gerakan Membumikan Al-Qur’an.
Penghargaan tersebut diterima Bupati Aceh Utara pada malam apresiasi “Gebrakan Sang Pemimpin” yang digelar di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh, Sabtu (29/8/2026).
Penghargaan Serambi Award 2026 menjadi bentuk apresiasi terhadap kiprah dan komitmen Bupati Aceh Utara dalam mendorong gerakan yang menjadikan Al-Qur’an semakin dekat dengan kehidupan masyarakat.
Bupati Aceh Utara yang akrab disapa Ayah Wa hadir menerima penghargaan tersebut sebagai representasi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Penghargaan ini sekaligus menjadi momentum untuk terus memperkuat pembangunan daerah yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai keagamaan dan karakter masyarakat.
Gerakan membumikan Al-Qur’an dinilai memiliki peran penting dalam membangun generasi yang berakhlak, berkarakter, serta menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati Aceh Utara menyampaikan apresiasi atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, penghargaan tersebut bukan semata-mata capaian pribadi, melainkan menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk terus menghadirkan program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan upaya membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat. Semoga apa yang kita lakukan dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari pembangunan generasi Aceh Utara yang berakhlak dan berkarakter,” ujar Ayah Wa.
Ia menambahkan, pembangunan sumber daya manusia harus berjalan seiring dengan pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, penguatan nilai-nilai agama menjadi salah satu bagian penting dalam membangun masa depan Aceh Utara.
Serambi Award 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada para pemimpin dan tokoh yang dinilai memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta mendorong berbagai gerakan positif di Aceh.









