ACEH UTARA | Wakil Bupati Aceh Utara, Tgk. Tarmizi Panyang, menghadiri peringatan Haul Majelis Arafah dan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang digelar di Masjid Khalifah Ibrahim, Kecamatan Matangkuli, Sabtu (13/9/2026) malam.
Kegiatan yang berlangsung khidmat itu dihadiri sejumlah ulama kharismatik Aceh Utara, pimpinan dayah, tokoh agama, serta ratusan jamaah dari berbagai gampong di Kecamatan Matangkuli.
Tampak hadir Tgk. H. Abu Cut Lung Angen, Abi Sakdan, Abu MPU Matangkuli, Waled Sirajuddin Babussalam Matangkuli, dan sejumlah tokoh agama lainnya.
Dalam sambutannya, Tarmizi Panyang menegaskan pentingnya menjaga sinergi antara ulama dan umara dalam memperkuat pelaksanaan Syariat Islam di Aceh. Menurutnya, keberadaan majelis taklim dan forum keagamaan menjadi sarana penting untuk meningkatkan pemahaman agama masyarakat.
“Dengan adanya Majelis Arafah ini, tentunya harapan kita masyarakat Matangkuli dan seluruh umat muslim akan terus bertambah ilmu pengetahuan keagamaannya. Hubungan antara para ulama dengan pemerintah harus tetap terjalin dengan baik dalam memperjuangkan syariat Islam di Aceh,” kata Tarmizi.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah dan ulama merupakan fondasi penting dalam membangun Aceh yang tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dan kearifan lokal.
Selain itu, Tarmizi mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW serta meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui momen Maulid ini, mari kita contoh keteladanan Rasulullah yang diwariskan melalui para ambia dan para ulama kita. Ini menjadi bekal penting bagi generasi yang akan datang agar tumbuh dengan akhlakul karimah yang baik,” ujarnya.
Menurut Tarmizi, pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada sektor fisik dan ekonomi, tetapi juga harus berjalan seiring dengan pembangunan karakter dan moral masyarakat.
Rangkaian kegiatan haul dan maulid diisi dengan pembacaan zikir, shalawat, doa bersama, serta tausiah agama yang berlangsung hingga malam hari. Suasana religius dan penuh kekeluargaan mewarnai acara yang menjadi ajang silaturahmi antara ulama, umara, dan masyarakat tersebut.
Peringatan Haul Majelis Arafah dan Maulid Nabi Muhammad SAW itu diharapkan terus menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga dan mengamalkan Syariat Islam di Bumi Pasee. [Muhammad S]









