Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
No Result
View All Result
Subscribe
Genta Post
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • Artikel
No Result
View All Result
Genta Post
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini
Imum Jon soal Pulau Lepas ke Sumut: Kalau Itu Warisan Leluhur, Kenapa Harus Dikelola Bersama?

Oplus_131072

Imum Jon soal Pulau Lepas ke Sumut: Kalau Itu Warisan Leluhur, Kenapa Harus Dikelola Bersama?

Redaksi by Redaksi
10 Juni 2025
in News
0
A A
Share on FacebookShare on Twitter

BANDA ACEH | GENTAPOST.COM – Sengkarut sengketa empat pulau di perbatasan Aceh dan Sumatera Utara terus memicu reaksi keras dari masyarakat Aceh. Kali ini, suara lantang datang dari Tgk Sarjani atau yang lebih dikenal dengan Imum Jon, Mantan Kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) sekaligus Anggota DPRA Komisi VI Fraksi Partai Aceh.

Ia menilai ajakan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution untuk “mengelola bersama” empat pulau yang masuk ke Sumut lewat SK Mendagri, sebagai langkah yang tidak punya dasar moral maupun adat.

“Kalau itu warisan leluhur kami, tanah adat kami, kenapa tiba-tiba diminta berbagi? Bukan kita tak mau kerja sama, tapi logikanya harus lurus dulu. Jangan datang seperti pahlawan setelah mengambil sesuatu yang bukan miliknya,”tegas Imum Jon saat ditemui di Gampong Baroh Kuta Batee, Selasa (10/6/2025).

Konten Terkait

Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Pante Dona, Bupati Fakhry: Sudah Capai 13%

Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Pante Dona, Bupati Fakhry: Sudah Capai 13%

4 April 2026
Ringankan Beban Korban Banjir, Bupati Aceh Tenggara Serahkan Bantuan

Ringankan Beban Korban Banjir, Bupati Aceh Tenggara Serahkan Bantuan

4 April 2026
Bupati Fakhry Tinjau Pelaksanaan Pengobatan Gratis

Bupati Fakhry Tinjau Pelaksanaan Pengobatan Gratis

4 April 2026
Bupati Fakhry Letakkan Batu Pertama Jembatan Gantung di Badar

Bupati Fakhry Letakkan Batu Pertama Jembatan Gantung di Badar

4 April 2026

Empat pulau yang dimaksud adalah Pulau Lipan, Pulau Panjang, Pulau Mangkir Ketek, dan Pulau Mangkir Gadang, yang sebelumnya diyakini secara historis masuk dalam wilayah Aceh. Namun berdasarkan Keputusan Mendagri No. 300.2.2-2138 Tahun 2025, keempatnya kini secara administratif menjadi milik Sumut.

Bobby Perlu Belajar Sejarah, Bukan Hanya Politik

Menurut Imum Jon, kedatangan Gubsu Bobby Nasution ke Banda Aceh beberapa hari lalu bersama Bupati Tapteng Masinton Pasaribu justru menambah luka bagi masyarakat Aceh.

“Silaturahmi itu mulia, tapi kalau datang setelah mengambil milik orang, lalu minta berbagi, itu bukan silaturahmi. Itu namanya menghalalkan rampasan lewat senyum,” kritiknya tajam.

Ia juga menyindir sikap Bobby yang dinilai terlalu percaya diri dalam membawa narasi kolaborasi.

“Beliau ini perlu belajar sejarah Aceh. Di sini tanah bukan sekadar peta, tapi darah dan warisan. Jangan main geopolitik dengan cara kekuasaan, nanti bisa jadi bara di bawah abu,” ucapnya.

Soal Mualem Walk Out

Imum Jon juga menanggapi kabar bahwa Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), meninggalkan pertemuan dengan delegasi Sumut saat kunjungan tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan itu bukan bentuk tidak hormat, melainkan keputusan yang telah dijadwalkan sebelumnya.

“Mualem memang sudah dijadwalkan berangkat ke wilayah Barat Selatan. Karena harus menunggu kedatangan Bobby, beliau terlambat sekitar dua jam. Maka, begitu Bobby tiba, beliau langsung berangkat agar tetap sesuai dengan jadwal acara di Meulaboh,” jelas Imum Jon.

Imum Jon menambahkan bahwa masyarakat Aceh tidak akan tinggal diam. Ia meminta seluruh tokoh adat, ulama, dan politisi Aceh untuk bersatu dan bersuara lantang di forum nasional.

“Ini bukan soal pulau saja. Ini tentang wibawa Aceh. Jangan biarkan satu jengkal pun warisan kita dicuri dengan alasan administratif,”tutupnya Imum Jon. [Ms]

Tags: berita acehEmpat Pulau Aceh di ambil SumutImum JonNews
ShareTweetPin
Previous Post

Pulau Kita Diambil, Lalu Diminta Berbagi? Warga Aceh: Logikanya Di Mana, Pak Gubsu?

Next Post

Mahasiswa Ilmu Hukum UNIS Tangerang, Minta Mendagri Tak Memantik Komplik Aceh-Sumut “Soal 4 Pulau di Aceh Singkil”

Konten Terkait

Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Pante Dona, Bupati Fakhry: Sudah Capai 13%
News

Tinjau Progres Pembangunan Jembatan Pante Dona, Bupati Fakhry: Sudah Capai 13%

4 April 2026

Kutacane_Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, meninjau langsung progres pembangunan Jembatan Pante Dona...

Ringankan Beban Korban Banjir, Bupati Aceh Tenggara Serahkan Bantuan
News

Ringankan Beban Korban Banjir, Bupati Aceh Tenggara Serahkan Bantuan

4 April 2026

Kutacane_Sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat terdampak banjir hidrometeorologi, Bupati Aceh Tenggara, H. M....

Bupati Fakhry Tinjau Pelaksanaan Pengobatan Gratis
News

Bupati Fakhry Tinjau Pelaksanaan Pengobatan Gratis

4 April 2026

Kutacane_Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, meninjau langsung pelaksanaan pengobatan gratis yang diselenggarakan...

Bupati Fakhry Letakkan Batu Pertama Jembatan Gantung di Badar
News

Bupati Fakhry Letakkan Batu Pertama Jembatan Gantung di Badar

4 April 2026

Kutacane_Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, melakukan peletakan batu pertama pembangunan jembatan gantung...

Next Post
Mahasiswa Ilmu Hukum UNIS Tangerang, Minta Mendagri Tak Memantik Komplik Aceh-Sumut “Soal 4 Pulau di Aceh Singkil”

Mahasiswa Ilmu Hukum UNIS Tangerang, Minta Mendagri Tak Memantik Komplik Aceh-Sumut "Soal 4 Pulau di Aceh Singkil"

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artikel
  • Opini

© 2025 PT. Genta Intermedia Global - Proudly powered by Altekno Digital Multimedia.